Langsung ke konten utama

Sinar Harian di Malaysia membuat daftar mengenai ciiri-ciri gay dan lesbian



Sinar Harian yang terbit di Malaysia telah membuat daftar yang dapat dijadikan pedoman untuk mengenali apakah seseorang adalah gay dan lesbian. Daftar ini mendapatkan kritik dari kalangan penggiat sosial karena mendatangkan resiko terhadap kehidupan seseorang. 

Dalam artikel yang dimuat di harian tersebut terdapat butir-butir yang menyoroti sifat-sifat yang dianggap umum mewakili kaum gay dan lesbian.

Dikemukakan bahwa lelaki gay dapat dikenali dari jenggot dan kesukaan untuk pergi ke gym- bukan untuk latihan, tapi untuk mengagumi lelaki lain. Kesukaan terhadap pakaian bermerek juga dianggap sebagai ciri dari homoseksual.

Dalam ulasan tersebut dikemukakan bahwa mata seorang gay akan bersinar jika melihat lelaki ganteng. Menurut surat kabar itu lesbian mempunyai kecederungan untuk saling berpelukan dan merendahkan lelaki.

Arwind Kumar, seorang penggiat dan bintang media sosial setempat dalam sebuah video menganggap daftar tersebut sebagai gawean orang yang kurang kerjaan. Video Kumar yang diunggah di YouTube telah dilihat oleh lebih dari 100.000 orang.

Menurut Kumar, menggelikan jika rambut di muka dijadikan petunjuk mengenai kecenderungan seksual seseorang. "Saya tahu banyak imam, banyak (ilmuwan Islam), saya mengenal banyak orang yang benar-benar religius menyukai jenggot", katanya. "Apakah mereka gay?" dia bertanya.

Daily Mail

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INDAH PADA WAKTUNYA Pada saat terjadi gangguan listrik kemarin malam,  saya dan anak saya yang kebetulan berada di rumah memutuskan untuk makan di luar. Karena pesan taksi online gagal terus, kami putuskan naik angkot saja. Dari Ulujami ada dua jurusan yang dapat di pilih yaitu yang menuju Kebayoran/Kebayoran Lama atau ke Bintaro atau Ceger. Karena di pinggir jalan gelap sekali kami sepakat angkot yang duluan datang akan kami naiki.  Tak lama kemudian angkot yang kami kira jurusan Bintaro sudah berhenti di depan kami. Di tengah jalan kami bertanya kepada supir apakah nanti akan melewati Bintaro Plasa. Ternyata kami salah naik, namun supir mengatakan nanti di pertigaan...(saya lupa) pindah saja ke angkot F 10 yang memang melalui Plasa tersebut. Dipertigaan yang dimaksud kami diturunkan. Di seberang kami melihat bangunan luas yang terang benderang seperti mall. Saya berpikir  di sini sajalah kami makan. Dengan hati-hati kami menyeberangi jalan dan s...

Perjanjian Perdamaian Antar Dua Korea hanya bersifat kosmetika?

Dikabarkan bahwa dunia menyambut baik kesepakatan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Tentu banyak yang akan gembira jika benar yang dikatakan CNN kedua negara yang bermusuhan ini berniat menandatangani perjanjian perdamaian tahun ini. Tapi dalam dokumen yang ditandatangani kedua pemimpin ini tak ada frasa  menandatangani perjanjian perdamaian tahun ini. Dokumen tersebut berjudul  " Panmunjeom Declaration for Peace, Prosperity and Unification of the Korean Peninsula" , Terkait perjanjian perdamaian hanya dinyatakan bahwa  'dalam tahun ini yang ditandai ulang tahun ke-65 genjatan senjata, Korea Selatan dan Utara sepakat untuk secara aktif mengadakan pertemuan segitiga yang melibatkan dua Korea dan Amerika Serikat atau pertemuan segiempat yang melibatkan dua Korea, Amerika dan China dengan maksud menyatakan diakhirinya perang dan mengubah genjatan senjata menjadi perjanjian perdamaian...dst. Bagaimana mungkin perjanjian pe...

Nazaruddin mengaku mempunyai bukti mengenai korupsi Fahri Hamzah

Muhammad Nazaruddin mengaku mempunyai bukti mengenai korupsi Fahri Hamzah saat masih menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR. Nazaruddin mengemukakan akan segera menyerahkan berkas-berkas terkait  dugaan korusi tersebut ke KPK untuk diproses. Hal tersebut dikemukakan Nazaruddin setelah besaksi di sidang pengadilan tindak pidana korupsi hari ini. Mantan anggota Badan Anggaran DPR ini mengaku bahwa bukti yang dipegangnya sudah cukup untuk menarik Fahri Hamzah sebagai terdakwa di pengadilan. Namun Nazaruddin enggan menguraikan lebih lanjut mengenai dugaan korupsi Fahri Hamzah, yaitu terkait dengan proyek apa. "Insya Allah bukti yang diserahkan ini cukup membuat Fahri Hamzah menjadi tersangka. Datanya akan saya serahkan dengan jelas. Posisi dia sebagai Wakil Ketua Komisi III, di mana saya menyerahkan uangnya, berapa angkanya, dia menerima yang beberapa kali. Nanti saya sampaikan ke KPK", katanya. TribunNews