Langsung ke konten utama

Menurut dugaan Fahri Hamzah, Nazaruddin bersekongkol dengan KPK



Menurut Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin bersekongkol dengan Komisi Pemberantasan Korupsi. Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas rencana Nazaruddin untuk melaporkan dirinya ke KPK berkaitan dengan dugaan korupsi.

Menurut Fahri Hamzah dia sudah mendengar rekaman keterangan Nazaruddin yang dimaksud. Ditambahkan oleh Fahri, Nazaruddin seringkali mengulangi kata-kata "kita serahkan kepada KPK". Frasa lainnya adalah "saya paling banyak bantu KPK selama ini". Selanjutnya Nazaruddin juga berkata dia sudah menyampaikan begitu banyak nama kepada KPK untuk ditindaklanjuti.

"Nah disitulah nampak bahwa persekongkolan Nazaruddin dengan KPK sangat dalam" kata Fahri di depan para wartawan hari Senin tanggal 19 Februari. Fahri menyimpulkan bahwa persekongkolan Nazar dengan KPK sudah menjadi problem keamanan nasional.

Namun Fahri enggan menanggapi tundingan Nazaruddin bahwa dirinya dalam kedudukannya sebagai Wakil Ketua Komisi III  DPR telah menerima suap. Tidak perlu dijawab katanya tapi serang saja Nazar karena dia membawa pesan orang lain. Saya akan bongkar terus persengkongkolan mereka, katanya.

Pada akun Twitter @Fahrihamzah tanggal 19 Februari 2018 ditulis "Mau serang balik pakai jurus mabok aku lawan pakai jurus tapak suci"

Kontan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INDAH PADA WAKTUNYA Pada saat terjadi gangguan listrik kemarin malam,  saya dan anak saya yang kebetulan berada di rumah memutuskan untuk makan di luar. Karena pesan taksi online gagal terus, kami putuskan naik angkot saja. Dari Ulujami ada dua jurusan yang dapat di pilih yaitu yang menuju Kebayoran/Kebayoran Lama atau ke Bintaro atau Ceger. Karena di pinggir jalan gelap sekali kami sepakat angkot yang duluan datang akan kami naiki.  Tak lama kemudian angkot yang kami kira jurusan Bintaro sudah berhenti di depan kami. Di tengah jalan kami bertanya kepada supir apakah nanti akan melewati Bintaro Plasa. Ternyata kami salah naik, namun supir mengatakan nanti di pertigaan...(saya lupa) pindah saja ke angkot F 10 yang memang melalui Plasa tersebut. Dipertigaan yang dimaksud kami diturunkan. Di seberang kami melihat bangunan luas yang terang benderang seperti mall. Saya berpikir  di sini sajalah kami makan. Dengan hati-hati kami menyeberangi jalan dan s...

SOUTH KOREA: DIPLOMATIC ROW WITH RUSSIA IN DANGER OF ESCALATING

Saya kenal dengan spy (KGB) yang mengebohkan ini. Ketika saya berselancar di internet perhatian saya tertarik pada berita di Tribune News Services tanggal 12 Juli 1998. Judulnya " Russian Diplomat accussed of spying leaves for home ". Ditulis bahwa seorang diplomat Rusia,    Abramkin dinyatakan sebagai orang yang tidak dikehendaki atau ' persona non grata ' oleh pemerintah Korea Selatan. Dia diberi waktu 3 hari untuk meninggalkan Korsel. Oleg dituduh "melakukan kegiatan yang bertentangan dengan statusnya sebagai diplomat", yang dalam dunia diplomatik merupakan penghalusan dari kegiatan mata-mata. Dalam hati, saya bertanya apakah dia Oleg Abramkin yang saya kenal. Sayapun menelusuri link yang terkait. Ternyata ada videonya di YouTube, ( AP archieve).  Astaga  saya mengenali wajah ini walaupun 20 tahun lebih tua. Pada tahun 1977 sampai 1981 saya ditempatkan sebagai diplomat di KBRI Pyongyang. Pada waktu yang hampir bersamaan, Oleg Abramkin bertugas di Kanto...
SMARTPHONE-KU TELAH MEMATA-MATAI AKU Film “The Great Hack” dimulai dengan pertanyaan seorang profesor kepada para mahasiswanya: “Who has seen an advertisement that has convinced you that your microphone is listening to your conversation?” (Siapa yang   ketika melihat suatu iklan menjadi yakin bahwa mikroponmu telah menguping pembicaraanmu). Seluruh kelas tertawa dan sejumlah mahasiswa mengangkat tangannya.  Profesor tersebut ikut tertawa dan kemudian berkata: Kelihatannya memang demikian,   tetapi yang juga penting perilakumu telah diprediksi secara tepat. Jadi iklan yang kelihatannya sangat tepat mestinya telah mengupingi kita. Ini   merupakan bukti bahwa kegiatan mengincar sasaran telah berhasil sehingga perilaku kita dapat diprediksi. Pengalaman pribadi Belakangan ini saya merasa gatal di punggung. Mulanya saya tidak menganggap serius rasa gatal ini. Paling-paling disebabkan cendawan pikirku dan mencoba mengobatinya dengan menggunakan alcohol swa...