Langsung ke konten utama

Karena konten pornografi anak, Telegram sempat hilang dari AppStore


Telegram adalah satu aplikasi yang menyediakan layanan mengirim pesan yang dapat digunakan di berbagai sistem operasi gadget seperti Androit, IOS, Window Phone, Ubuntu (untuk telpon genggam) serta Windows, Mac dan Linux (untuk versi desk top). 

Pesan telegram berupa foto, audio dan berbagai file lainnya  mempunyai enkripsi end to end. Walaupun aplikasi ini sudah ada pada Whatsapp namun Telegram memberikan jaminan keamanan yang lebih besar dengan menggunakan skema MTProto.

Rusia yang merupakan negara asal dari Pavel Durov, CEO Telegram, pernah mengancam akan memblokir layanan tersebut, karena ada indikasi kelompok teroris merencanakan serangan melalui Telegram.

Telegram sempat dihapus Apple dari toko aplikasi IOS. CEO Telegram Pavel Durov mengatakan bahwa ada konten yang tidak seharusnya dalam aplikasi percakapan tersebut.

Ternyata pornografi anak dalam platfotm  menjadi penyebab aplikasi berkirim pesan Telegram sempat hilang dari toko aplikasi Apple, AppStore.

Phil Schiller selaku pengelola AppStore dalam emailnya menulis: "Setelah melakukan verifikasi terhadap konten ilegal tersebut kami menurunkan aplikasi tersebut dari AppStore, memberitahu developer serta melaporkan hal itu kepada pihak yang berwenang"... "Kami mempunyai toleransi nol terhadap aktivitas apapun yang berisiko bagi anak-anak dan pornografi anak adalah hal pertama yang tidak boleh terjadi," lanjutnya.

CNN Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INDAH PADA WAKTUNYA Pada saat terjadi gangguan listrik kemarin malam,  saya dan anak saya yang kebetulan berada di rumah memutuskan untuk makan di luar. Karena pesan taksi online gagal terus, kami putuskan naik angkot saja. Dari Ulujami ada dua jurusan yang dapat di pilih yaitu yang menuju Kebayoran/Kebayoran Lama atau ke Bintaro atau Ceger. Karena di pinggir jalan gelap sekali kami sepakat angkot yang duluan datang akan kami naiki.  Tak lama kemudian angkot yang kami kira jurusan Bintaro sudah berhenti di depan kami. Di tengah jalan kami bertanya kepada supir apakah nanti akan melewati Bintaro Plasa. Ternyata kami salah naik, namun supir mengatakan nanti di pertigaan...(saya lupa) pindah saja ke angkot F 10 yang memang melalui Plasa tersebut. Dipertigaan yang dimaksud kami diturunkan. Di seberang kami melihat bangunan luas yang terang benderang seperti mall. Saya berpikir  di sini sajalah kami makan. Dengan hati-hati kami menyeberangi jalan dan s...

Perjanjian Perdamaian Antar Dua Korea hanya bersifat kosmetika?

Dikabarkan bahwa dunia menyambut baik kesepakatan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Tentu banyak yang akan gembira jika benar yang dikatakan CNN kedua negara yang bermusuhan ini berniat menandatangani perjanjian perdamaian tahun ini. Tapi dalam dokumen yang ditandatangani kedua pemimpin ini tak ada frasa  menandatangani perjanjian perdamaian tahun ini. Dokumen tersebut berjudul  " Panmunjeom Declaration for Peace, Prosperity and Unification of the Korean Peninsula" , Terkait perjanjian perdamaian hanya dinyatakan bahwa  'dalam tahun ini yang ditandai ulang tahun ke-65 genjatan senjata, Korea Selatan dan Utara sepakat untuk secara aktif mengadakan pertemuan segitiga yang melibatkan dua Korea dan Amerika Serikat atau pertemuan segiempat yang melibatkan dua Korea, Amerika dan China dengan maksud menyatakan diakhirinya perang dan mengubah genjatan senjata menjadi perjanjian perdamaian...dst. Bagaimana mungkin perjanjian pe...

Sayang harta perempuan ini nekad masuk rontgen

Kejadiannya di stasion kereta api Dongguan di China Selatan. Wanita ini mungkin mudik dalam rangka Imlek dan membawa banyak uang tunai di tasnya. Tasnya harus diperiksa dengan X-ray mamun dia tidak percaya pada petugas dan tidak mau membiarkan tasnya  diletakkan di ban berjalan tanpa terkawal. Maka dengan nekat dia naik di ban berjalan untuk melindungi hartanya  walaupun sudah diperingatkan oleh petugas bahwa radiasi  sinar rontgen tinggi. Cuplikan dari kamera sekuriti memperlihatkan wanita tersebut meletakkan barang-barangnya di ban berjalan lalui naik dan merangkak di belakang barang-barang tersebut. Petugas di stasiun hanya mentertawakan wanita ini karena dianggap aneh, dan meneruskan tugas mereka. UPI