Langsung ke konten utama

Anak Argentina yang hilang berada di Indonesia?



Kedutaan Besar Argentina  di Jakarta menginformasikan bahwa anak perempuan tujuh tahun asal Argentina yang hilang sejak delapan bulan yang lalu dilaporkan berada di Indonesia satu bulan yang lalu. Kedutaan Besar tersebut juga menyebarkan pamflet dilengkapi  foto dan identitas anak hilang yang bernama Alum.

Dalam situs resminya, Kedutaan Argentina juga menghimbau agar barang siapa yang melihat atau tahu keberadaannya agar menghubungi kedutaan tersebut.

Alum diketahui hilang sejak tahun 2017. Dikabarkan bahwa orang tuanya saat ini dalam proses perceraian.

Ibu dari Alum, Elizabeth Avalos  mengatakan bahwa Alum diculik ayahnya yang bernama Jorge Langone, 41, bersama wanita lain yang diketahui bernama Candela, 35. Elizabeth mengatakan suaminya bersama wanita tersebut adalah musisi dan penari.

Menurut Elizabeth keberadaan Alum pertama kali terlacak di Malaysia. Mereka berada di sana sejak 7 bulan yang lalu. Tapi satu bulan terakhir diperolah kabar bahwa Alum berada di Indonesia.

Elizabeth mengaku mendapat laporan bahwa anaknya berada di Sulawesi dan sebelumnya berada di Jakarta.

Elizabeth mengatakan bahwa suaminya dan perempuan yang membawa anaknya sudah masuk dalam daftar pencarian Interpol, karena selain menculik juga bepergian ke luar negeri tanpa paspor dan dokumen yang sah.

Kedutaan Besar Argentina di Jakarta merencanakan menggelar jumpa pers mengenai masalah ini hari  Senin depan.

CNN Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INDAH PADA WAKTUNYA Pada saat terjadi gangguan listrik kemarin malam,  saya dan anak saya yang kebetulan berada di rumah memutuskan untuk makan di luar. Karena pesan taksi online gagal terus, kami putuskan naik angkot saja. Dari Ulujami ada dua jurusan yang dapat di pilih yaitu yang menuju Kebayoran/Kebayoran Lama atau ke Bintaro atau Ceger. Karena di pinggir jalan gelap sekali kami sepakat angkot yang duluan datang akan kami naiki.  Tak lama kemudian angkot yang kami kira jurusan Bintaro sudah berhenti di depan kami. Di tengah jalan kami bertanya kepada supir apakah nanti akan melewati Bintaro Plasa. Ternyata kami salah naik, namun supir mengatakan nanti di pertigaan...(saya lupa) pindah saja ke angkot F 10 yang memang melalui Plasa tersebut. Dipertigaan yang dimaksud kami diturunkan. Di seberang kami melihat bangunan luas yang terang benderang seperti mall. Saya berpikir  di sini sajalah kami makan. Dengan hati-hati kami menyeberangi jalan dan s...

Perjanjian Perdamaian Antar Dua Korea hanya bersifat kosmetika?

Dikabarkan bahwa dunia menyambut baik kesepakatan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Tentu banyak yang akan gembira jika benar yang dikatakan CNN kedua negara yang bermusuhan ini berniat menandatangani perjanjian perdamaian tahun ini. Tapi dalam dokumen yang ditandatangani kedua pemimpin ini tak ada frasa  menandatangani perjanjian perdamaian tahun ini. Dokumen tersebut berjudul  " Panmunjeom Declaration for Peace, Prosperity and Unification of the Korean Peninsula" , Terkait perjanjian perdamaian hanya dinyatakan bahwa  'dalam tahun ini yang ditandai ulang tahun ke-65 genjatan senjata, Korea Selatan dan Utara sepakat untuk secara aktif mengadakan pertemuan segitiga yang melibatkan dua Korea dan Amerika Serikat atau pertemuan segiempat yang melibatkan dua Korea, Amerika dan China dengan maksud menyatakan diakhirinya perang dan mengubah genjatan senjata menjadi perjanjian perdamaian...dst. Bagaimana mungkin perjanjian pe...

Nazaruddin mengaku mempunyai bukti mengenai korupsi Fahri Hamzah

Muhammad Nazaruddin mengaku mempunyai bukti mengenai korupsi Fahri Hamzah saat masih menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR. Nazaruddin mengemukakan akan segera menyerahkan berkas-berkas terkait  dugaan korusi tersebut ke KPK untuk diproses. Hal tersebut dikemukakan Nazaruddin setelah besaksi di sidang pengadilan tindak pidana korupsi hari ini. Mantan anggota Badan Anggaran DPR ini mengaku bahwa bukti yang dipegangnya sudah cukup untuk menarik Fahri Hamzah sebagai terdakwa di pengadilan. Namun Nazaruddin enggan menguraikan lebih lanjut mengenai dugaan korupsi Fahri Hamzah, yaitu terkait dengan proyek apa. "Insya Allah bukti yang diserahkan ini cukup membuat Fahri Hamzah menjadi tersangka. Datanya akan saya serahkan dengan jelas. Posisi dia sebagai Wakil Ketua Komisi III, di mana saya menyerahkan uangnya, berapa angkanya, dia menerima yang beberapa kali. Nanti saya sampaikan ke KPK", katanya. TribunNews