Langsung ke konten utama

Dua pelawak Indonesia diadili di Hong Kong karena pelanggaran visa


Dua pelawak Indonesia Cak Percil dan Cak Yudho menjalani sidang pembacaan dakwaan pada tanggal 6 Februari 2018 di Pengadilan Shatin, Hongkong. Keduanya dituduh melanggar peraturan keimigrasian Hong Kong yaitu melawak dalam sebuah acara dengan menerima bayaran hanya berbekal visa turis.

Menurut imigrasi Hong Kong telah terjadi pelanggaran izin tinggal maupun penyalahgunaan visa turis. Maka kasusnya di sidangkan di Pengadilan Shatin Hong Kong.

Undang-Undang Imigrasi Hong Kong melarang semua orang yang datang ke kota itu dengan visa turis untuk menjadi pembicara, penghibur atau hadir dalam sebuah acara dengan menerima bayaran.

Jika seseorang datang ke sebuah acara dengan menerima bayaran, maka dia sebelumnya harus mengajukan permohonan visa hiburan dan tidak cukup hanya dibekali visa turis.

Ada persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan visa hiburan yaitu adanya organisasi sponsor atau penjamin yang berdomisili di Hong Kong.

Dua pelawak dari Guyon Maton itu di gerebek saat baru akan memulai acara menghibur masyarakat WNI pada hari Minggu tanggal 4 Februari 2018.

Keduanya saat ini menjadi tahanan imigrasi sambil menunggu sidang selanjutnya pada awal bulan Maret. Ancaman hukuman atas pelanggaran Undang-Undang Imigrasi Hong Kong adalah denda maksimal HKD 50.000,- atau sekitar 87 juta rupiah dan penjara paling lama dua tahun.

BBC Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INDAH PADA WAKTUNYA Pada saat terjadi gangguan listrik kemarin malam,  saya dan anak saya yang kebetulan berada di rumah memutuskan untuk makan di luar. Karena pesan taksi online gagal terus, kami putuskan naik angkot saja. Dari Ulujami ada dua jurusan yang dapat di pilih yaitu yang menuju Kebayoran/Kebayoran Lama atau ke Bintaro atau Ceger. Karena di pinggir jalan gelap sekali kami sepakat angkot yang duluan datang akan kami naiki.  Tak lama kemudian angkot yang kami kira jurusan Bintaro sudah berhenti di depan kami. Di tengah jalan kami bertanya kepada supir apakah nanti akan melewati Bintaro Plasa. Ternyata kami salah naik, namun supir mengatakan nanti di pertigaan...(saya lupa) pindah saja ke angkot F 10 yang memang melalui Plasa tersebut. Dipertigaan yang dimaksud kami diturunkan. Di seberang kami melihat bangunan luas yang terang benderang seperti mall. Saya berpikir  di sini sajalah kami makan. Dengan hati-hati kami menyeberangi jalan dan s...

Sayang harta perempuan ini nekad masuk rontgen

Kejadiannya di stasion kereta api Dongguan di China Selatan. Wanita ini mungkin mudik dalam rangka Imlek dan membawa banyak uang tunai di tasnya. Tasnya harus diperiksa dengan X-ray mamun dia tidak percaya pada petugas dan tidak mau membiarkan tasnya  diletakkan di ban berjalan tanpa terkawal. Maka dengan nekat dia naik di ban berjalan untuk melindungi hartanya  walaupun sudah diperingatkan oleh petugas bahwa radiasi  sinar rontgen tinggi. Cuplikan dari kamera sekuriti memperlihatkan wanita tersebut meletakkan barang-barangnya di ban berjalan lalui naik dan merangkak di belakang barang-barang tersebut. Petugas di stasiun hanya mentertawakan wanita ini karena dianggap aneh, dan meneruskan tugas mereka. UPI

Bayi yang mempunyai 2 muka 1 tubuh 2 tangan dan 2 kaki

Gilang Andika dari Batam yang mempunyai dua wajah ini merupakan kembar siam yang tidak berkembang dengan baik di rahim ibunya. Umurnya sekarang dua bulan dan sedang berjuang untuk dapat bertahan hidup karena kondisi otaknya yang gawat yang menyebabkan bertumpuknya cairan. Orangtuanya, Ernilasari dan Mustafa dengan sangat ingin mendapatkan bantuan untuk menyelamatkan nyawa anak mereka karena dokter-dokter setempat menyatakan tidak mampu untuk mengoperasinya. Meskipun dia hanya memiliki satu tubuh dengan dua tangan dan dua kaki, secara teknis Gilang adalah kembar siam, kondisi ini terjadi satu dari setiap 250.000 kelahiran. Di kepalanya dia memiliki wajah dan otak dari seorang saudara kandung yang tidak mengembangkan tubuhnya sendiri di dalam rahim, karena telur ibunya tidak benar-benar terbelah menjadi dua selama kehamilan. Dia tidak bisa disusui, oleh karena itu sekarang ini dia mendapatkan susu melalui tabung. Dia juga berada dalam kondisi yang disebut hydrocephalus yang ...