Langsung ke konten utama

Champion League: FC Basel vs Manchester City 0 - 4

 
Pada putaran pertama babak 16 besar Liga Champion , Manchester City berhasil menundukkan FC Basel di kandangnya dengan skor 4 - 0. City telah menguasai pertandingan pada paruh pertama karena Gundogan, Bernado Silva dan Sergio Aguero mencetak gol dalam waktu 9 menit yaitu menit 14, 18 dan 23.

Ilkay Gundogan menciptakan gol pertama pada menit ke-14 dengan menyundul tendangan sudut  Kevin de Bruyne ke tiang dekat. Empat menit kemudian Silva menggandakan kemenangan. 

Silva menahan umpan dari Sterling dengan dadanya  dan kemudian tendangan volleynya  hanya dapat di tip oleh kiper Tomas Vaclik ke dalam gawang.

Lima menit kemudian Aguero mencetak golnya yang ke-29 musim ini dengan menendang bola ke pojok bawah gawang sehingga skor menjadi 3-0 untuk City.

Gundogan menciptakan gol keduanya pada menit ke-54 dengan tendangan dari luar kotak penalti ke pojok atas gawang sehingga skor menjadi 4-0 untuk City. Namun kesempatannya untuk hat-trick dengan tendangan dari jarak dekat, dapat dimentahkan oleh Vaclik.

Perlu dikemukakan bahwa Gundogan baru pulih dari cidera yang menyebabkan harus istirahat 9 bulan. Maka sudah pada tempatnya jika Guardiola memujinya sebagai pemain yang luar biasa.

Boleh dikatakan bahwa Manchester City mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola 74 persen.

Dengan kemenangan ini menjadi mudah langkah City menuju perempat final karena putaran kedua akan dilangsungkan di stadion Etihad tanggal 7 Maret 2018.

BBC

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INDAH PADA WAKTUNYA Pada saat terjadi gangguan listrik kemarin malam,  saya dan anak saya yang kebetulan berada di rumah memutuskan untuk makan di luar. Karena pesan taksi online gagal terus, kami putuskan naik angkot saja. Dari Ulujami ada dua jurusan yang dapat di pilih yaitu yang menuju Kebayoran/Kebayoran Lama atau ke Bintaro atau Ceger. Karena di pinggir jalan gelap sekali kami sepakat angkot yang duluan datang akan kami naiki.  Tak lama kemudian angkot yang kami kira jurusan Bintaro sudah berhenti di depan kami. Di tengah jalan kami bertanya kepada supir apakah nanti akan melewati Bintaro Plasa. Ternyata kami salah naik, namun supir mengatakan nanti di pertigaan...(saya lupa) pindah saja ke angkot F 10 yang memang melalui Plasa tersebut. Dipertigaan yang dimaksud kami diturunkan. Di seberang kami melihat bangunan luas yang terang benderang seperti mall. Saya berpikir  di sini sajalah kami makan. Dengan hati-hati kami menyeberangi jalan dan s...

Perjanjian Perdamaian Antar Dua Korea hanya bersifat kosmetika?

Dikabarkan bahwa dunia menyambut baik kesepakatan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Tentu banyak yang akan gembira jika benar yang dikatakan CNN kedua negara yang bermusuhan ini berniat menandatangani perjanjian perdamaian tahun ini. Tapi dalam dokumen yang ditandatangani kedua pemimpin ini tak ada frasa  menandatangani perjanjian perdamaian tahun ini. Dokumen tersebut berjudul  " Panmunjeom Declaration for Peace, Prosperity and Unification of the Korean Peninsula" , Terkait perjanjian perdamaian hanya dinyatakan bahwa  'dalam tahun ini yang ditandai ulang tahun ke-65 genjatan senjata, Korea Selatan dan Utara sepakat untuk secara aktif mengadakan pertemuan segitiga yang melibatkan dua Korea dan Amerika Serikat atau pertemuan segiempat yang melibatkan dua Korea, Amerika dan China dengan maksud menyatakan diakhirinya perang dan mengubah genjatan senjata menjadi perjanjian perdamaian...dst. Bagaimana mungkin perjanjian pe...

Sayang harta perempuan ini nekad masuk rontgen

Kejadiannya di stasion kereta api Dongguan di China Selatan. Wanita ini mungkin mudik dalam rangka Imlek dan membawa banyak uang tunai di tasnya. Tasnya harus diperiksa dengan X-ray mamun dia tidak percaya pada petugas dan tidak mau membiarkan tasnya  diletakkan di ban berjalan tanpa terkawal. Maka dengan nekat dia naik di ban berjalan untuk melindungi hartanya  walaupun sudah diperingatkan oleh petugas bahwa radiasi  sinar rontgen tinggi. Cuplikan dari kamera sekuriti memperlihatkan wanita tersebut meletakkan barang-barangnya di ban berjalan lalui naik dan merangkak di belakang barang-barang tersebut. Petugas di stasiun hanya mentertawakan wanita ini karena dianggap aneh, dan meneruskan tugas mereka. UPI