Langsung ke konten utama

Unjuk rasa aktivis wanita kedua di Amerika Serikat

Di depan Lincoln Memorial memperingati 1 tahun Women's March


Jangan anggap remeh the power of emak-emak. Di seluruh Amerika Serikat ratusan ribu telah turun ke jalan hari Sabtu yang lalu untuk memperingati 1 tahun Women's March jang jatuh hari Minggu.

Bertepatan dengan peringatan pelantikan Presiden Donald Trump, pawai ini juga menarik orang-orang yang ingin mengungkapkan ketidak puasannya terhadap Trump. Ketidak senangan ini terutama tercetus oleh kritiknya baru-baru ini tentang imigran dari Haiti, El Salvador, dan negara-negara Afrika.

Pawai di Washington berlangsung bersamaan dengan berhentinya operasi/shut down Pemerintah Amerika Serikat karena gagalnya kesepakatan mengenai anggaran. Para aktivis berkumpul di depan Lincoln Memorial sebelum bergerak ke Gedung Putih.

Di antara slogan, ada yang berbunyi 'Tahan dia ditengah masa berkuasanya'. Poster yang lain mendukung hak-hak reproduksi, imigrasi dan pemeliharaan kesehatan.

Meskipun mendapat teguran mengenai kebijakan dan pernyataannya, Trump menyebut pawai tersebut sebagai sebuah perayaan, yang memuji tingkat pengangguran perempuan yang relatif rendah selama masa jabatannya.

Sementara  itu lebih dari 200.000 pemrotes menghadiri demonstrasi di New York pada hari Sabtu. Ribuan juga ikut serta di Los Angeles, Chicago, Philadelphia, Roma dan ratusan kota  lainnya.
Sekelompok peserta berjejal di kereta di bawah tanah New York

Komentar