Langsung ke konten utama

Bentuknya seperti topi, menyenangkan dan mudah dibawa, namun berfungsi sebagai helm



Dua mahasiswa melakukan perubahan besar mengenai cara pengendara bersepeda agar tetap aman di jalan. David Hall dan Jordan Klein adalah pencipta helm Park and Diamond yaitu sebuah tutup kepala yang tipis dan bergaya seperti topi bisbol atau beanie, tapi tahan lama seperti helm sepeda tradisional.

Helm ini sangat fleksibel  sehingga dapat dengan mudah dilipat dan disimpan di dalam tas atau dimasukkan ke wadah botol air sepeda. "Kami berpikir apa yang selalu ada pada tas dan sepeda? Ternyata tempat untuk menaruh botol air. Jadi jika tempat itu bisa memuat helm, pengendara akan selalu  terlindungi", kata Klein.

Kedua mahasiswa tersebut terdorong untuk mendirikan perusahaan topi ini karena kejadian tragis yang menimpa saudara perempuan Hall. Tahun yang lalu dia mengendarai sepeda tanpa pelindung kepala.

Dia menjadi korban tabrak dan lari dalam perjalanan menuju kampus. Untung sekarang sudah pulih sepenuhnya walaupun sempat koma selama empat bulan.

Kebanyakan pengendara tidak membawa helm karena tidak mau bersusah-payah membawa benda itu setelah memarkir sepeda. Beberapa orang hanya memakai helm yang nyaman, menyenangkan dan terlihat bagus.

Helm Park and Diamond akan dipasarkan pada musim panas ini dalam bentuk topi bisbol dan beanie.

Good News

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INDAH PADA WAKTUNYA Pada saat terjadi gangguan listrik kemarin malam,  saya dan anak saya yang kebetulan berada di rumah memutuskan untuk makan di luar. Karena pesan taksi online gagal terus, kami putuskan naik angkot saja. Dari Ulujami ada dua jurusan yang dapat di pilih yaitu yang menuju Kebayoran/Kebayoran Lama atau ke Bintaro atau Ceger. Karena di pinggir jalan gelap sekali kami sepakat angkot yang duluan datang akan kami naiki.  Tak lama kemudian angkot yang kami kira jurusan Bintaro sudah berhenti di depan kami. Di tengah jalan kami bertanya kepada supir apakah nanti akan melewati Bintaro Plasa. Ternyata kami salah naik, namun supir mengatakan nanti di pertigaan...(saya lupa) pindah saja ke angkot F 10 yang memang melalui Plasa tersebut. Dipertigaan yang dimaksud kami diturunkan. Di seberang kami melihat bangunan luas yang terang benderang seperti mall. Saya berpikir  di sini sajalah kami makan. Dengan hati-hati kami menyeberangi jalan dan s...

Perjanjian Perdamaian Antar Dua Korea hanya bersifat kosmetika?

Dikabarkan bahwa dunia menyambut baik kesepakatan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Tentu banyak yang akan gembira jika benar yang dikatakan CNN kedua negara yang bermusuhan ini berniat menandatangani perjanjian perdamaian tahun ini. Tapi dalam dokumen yang ditandatangani kedua pemimpin ini tak ada frasa  menandatangani perjanjian perdamaian tahun ini. Dokumen tersebut berjudul  " Panmunjeom Declaration for Peace, Prosperity and Unification of the Korean Peninsula" , Terkait perjanjian perdamaian hanya dinyatakan bahwa  'dalam tahun ini yang ditandai ulang tahun ke-65 genjatan senjata, Korea Selatan dan Utara sepakat untuk secara aktif mengadakan pertemuan segitiga yang melibatkan dua Korea dan Amerika Serikat atau pertemuan segiempat yang melibatkan dua Korea, Amerika dan China dengan maksud menyatakan diakhirinya perang dan mengubah genjatan senjata menjadi perjanjian perdamaian...dst. Bagaimana mungkin perjanjian pe...

Sayang harta perempuan ini nekad masuk rontgen

Kejadiannya di stasion kereta api Dongguan di China Selatan. Wanita ini mungkin mudik dalam rangka Imlek dan membawa banyak uang tunai di tasnya. Tasnya harus diperiksa dengan X-ray mamun dia tidak percaya pada petugas dan tidak mau membiarkan tasnya  diletakkan di ban berjalan tanpa terkawal. Maka dengan nekat dia naik di ban berjalan untuk melindungi hartanya  walaupun sudah diperingatkan oleh petugas bahwa radiasi  sinar rontgen tinggi. Cuplikan dari kamera sekuriti memperlihatkan wanita tersebut meletakkan barang-barangnya di ban berjalan lalui naik dan merangkak di belakang barang-barang tersebut. Petugas di stasiun hanya mentertawakan wanita ini karena dianggap aneh, dan meneruskan tugas mereka. UPI