Langsung ke konten utama

Ditetapkan lima tersangka terkait ledakan sumur minyak di Aceh Timur


Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Timur telah memeriksa sedikitnya 30 orang terkait dengan meledaknya dan terbakarnya sumur minyak di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur tanggal 25 April.

Menurut Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, sudah ditetapkan lima tersangka empat di antaranya sudah ditahan sedangkan seorang lainnya sudah meninggal dunia pada peristiwa  ledakan dan kebakaran tersebut. Kelima tersangka tersebut adalah:

  1. Kepala Desa  Pasir Putih yang berinisial B yang memberikan surat izin kepada para penambang dengan perjanjian pembayaran Rp 5.000,- setiap drum  minyak yang dihasilkan. 
  2. Ketua pemuda setempat yang berinisial F 34 tahun, yang keterlibatannya adalah membantu kepala desa mendata dan mengumpulkan pembayaran dari penambang ilegal tersebut.
  3. Penyandang dana atau pemilik modal Z, 39 tahun, warga desa Pasir Putih.
  4. Pemilik lahan J, 45 tahun, yang menawarkan kepada penambang dan membuat perjanjian bagi hasil minyak.
  5. Seorang pekerja di tambang tersebut  D, 35 tahun, warga Desa Pasir Putih, yang meninggal di tempat terjadinya ledakan.
Seperti diberitakan ledakan dan kebakaran sumur minyak di Desa Pasir Putih di Aceh Timur tanggal 25 April ini  telah menelan 21  korban jiwa dan 39 luka berat serta 5 rumah terbakar.

Sementara itu minyak terus keluar dari sumur dan pihak Pertamina sudah diminta untuk mengumpulkannya sebagai barang bukti.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INDAH PADA WAKTUNYA Pada saat terjadi gangguan listrik kemarin malam,  saya dan anak saya yang kebetulan berada di rumah memutuskan untuk makan di luar. Karena pesan taksi online gagal terus, kami putuskan naik angkot saja. Dari Ulujami ada dua jurusan yang dapat di pilih yaitu yang menuju Kebayoran/Kebayoran Lama atau ke Bintaro atau Ceger. Karena di pinggir jalan gelap sekali kami sepakat angkot yang duluan datang akan kami naiki.  Tak lama kemudian angkot yang kami kira jurusan Bintaro sudah berhenti di depan kami. Di tengah jalan kami bertanya kepada supir apakah nanti akan melewati Bintaro Plasa. Ternyata kami salah naik, namun supir mengatakan nanti di pertigaan...(saya lupa) pindah saja ke angkot F 10 yang memang melalui Plasa tersebut. Dipertigaan yang dimaksud kami diturunkan. Di seberang kami melihat bangunan luas yang terang benderang seperti mall. Saya berpikir  di sini sajalah kami makan. Dengan hati-hati kami menyeberangi jalan dan s...

SOUTH KOREA: DIPLOMATIC ROW WITH RUSSIA IN DANGER OF ESCALATING

Saya kenal dengan spy (KGB) yang mengebohkan ini. Ketika saya berselancar di internet perhatian saya tertarik pada berita di Tribune News Services tanggal 12 Juli 1998. Judulnya " Russian Diplomat accussed of spying leaves for home ". Ditulis bahwa seorang diplomat Rusia,    Abramkin dinyatakan sebagai orang yang tidak dikehendaki atau ' persona non grata ' oleh pemerintah Korea Selatan. Dia diberi waktu 3 hari untuk meninggalkan Korsel. Oleg dituduh "melakukan kegiatan yang bertentangan dengan statusnya sebagai diplomat", yang dalam dunia diplomatik merupakan penghalusan dari kegiatan mata-mata. Dalam hati, saya bertanya apakah dia Oleg Abramkin yang saya kenal. Sayapun menelusuri link yang terkait. Ternyata ada videonya di YouTube, ( AP archieve).  Astaga  saya mengenali wajah ini walaupun 20 tahun lebih tua. Pada tahun 1977 sampai 1981 saya ditempatkan sebagai diplomat di KBRI Pyongyang. Pada waktu yang hampir bersamaan, Oleg Abramkin bertugas di Kanto...
SMARTPHONE-KU TELAH MEMATA-MATAI AKU Film “The Great Hack” dimulai dengan pertanyaan seorang profesor kepada para mahasiswanya: “Who has seen an advertisement that has convinced you that your microphone is listening to your conversation?” (Siapa yang   ketika melihat suatu iklan menjadi yakin bahwa mikroponmu telah menguping pembicaraanmu). Seluruh kelas tertawa dan sejumlah mahasiswa mengangkat tangannya.  Profesor tersebut ikut tertawa dan kemudian berkata: Kelihatannya memang demikian,   tetapi yang juga penting perilakumu telah diprediksi secara tepat. Jadi iklan yang kelihatannya sangat tepat mestinya telah mengupingi kita. Ini   merupakan bukti bahwa kegiatan mengincar sasaran telah berhasil sehingga perilaku kita dapat diprediksi. Pengalaman pribadi Belakangan ini saya merasa gatal di punggung. Mulanya saya tidak menganggap serius rasa gatal ini. Paling-paling disebabkan cendawan pikirku dan mencoba mengobatinya dengan menggunakan alcohol swa...