Langsung ke konten utama

Pesan dalam botol tertua dari kapal jurusan Makassar



Keluarga asal Australia menemukan pesan dalam botol yang tertua di dunia yang dihanyutkan di laut hampir 132 tahun yang lalu dari sebuah kapal Jerman jurusan Makassar, Indonesia.

Tonya Allan dan suaminya, Kym Illman sedang berjalan jalan di Wedge Island sebuah pulau yang terletak 180 km di sebelah Utara Perth, Australia. Alangkah serunya ketika mereka menemukan sebuah botol yang berisi sesuatu yang mereka kira lintingan rokok.

Setelah mengeringkannya dengan oven di rumah, barang yang semula dikira rokok lintingan ternyata merupakan kertas yang berisikan tulisan. Tertera tanggal 12 Juni 1886 dan nama kapal Paula. Ah, nggak mungkin pikir mereka.

Dengan penasaran mereka membawa kertas tersebut ke Western Australian Museum. Setelah berkonsultasi dengan peneliti dari Jerman dan Belanda maka museum tersebut berkesimpulan bahwa pesan tanggal 12 Juni 1886 tersebut berasal dari kapal Jerman bernama Paula sebagai bagian dari eksperimen laut Pemantauan Maritim Jerman.

Dalam rilis West Australian Museum pesan dalam botol tersebut dihanyutkan di Samudera Hindia ketika kapal Paula terngah berlayar dari Cardiff di Wales menuju Makassar, Indonesia.

Menurut catatan, kapal Paula berada di Makassar pada periode Juni hingga September 1886. Kemungkinan besar Paula mengangkut batubara yang merupakan ekspor utama  Wales ke Makassar pada waktu itu.


BBC

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INDAH PADA WAKTUNYA Pada saat terjadi gangguan listrik kemarin malam,  saya dan anak saya yang kebetulan berada di rumah memutuskan untuk makan di luar. Karena pesan taksi online gagal terus, kami putuskan naik angkot saja. Dari Ulujami ada dua jurusan yang dapat di pilih yaitu yang menuju Kebayoran/Kebayoran Lama atau ke Bintaro atau Ceger. Karena di pinggir jalan gelap sekali kami sepakat angkot yang duluan datang akan kami naiki.  Tak lama kemudian angkot yang kami kira jurusan Bintaro sudah berhenti di depan kami. Di tengah jalan kami bertanya kepada supir apakah nanti akan melewati Bintaro Plasa. Ternyata kami salah naik, namun supir mengatakan nanti di pertigaan...(saya lupa) pindah saja ke angkot F 10 yang memang melalui Plasa tersebut. Dipertigaan yang dimaksud kami diturunkan. Di seberang kami melihat bangunan luas yang terang benderang seperti mall. Saya berpikir  di sini sajalah kami makan. Dengan hati-hati kami menyeberangi jalan dan s...

SOUTH KOREA: DIPLOMATIC ROW WITH RUSSIA IN DANGER OF ESCALATING

Saya kenal dengan spy (KGB) yang mengebohkan ini. Ketika saya berselancar di internet perhatian saya tertarik pada berita di Tribune News Services tanggal 12 Juli 1998. Judulnya " Russian Diplomat accussed of spying leaves for home ". Ditulis bahwa seorang diplomat Rusia,    Abramkin dinyatakan sebagai orang yang tidak dikehendaki atau ' persona non grata ' oleh pemerintah Korea Selatan. Dia diberi waktu 3 hari untuk meninggalkan Korsel. Oleg dituduh "melakukan kegiatan yang bertentangan dengan statusnya sebagai diplomat", yang dalam dunia diplomatik merupakan penghalusan dari kegiatan mata-mata. Dalam hati, saya bertanya apakah dia Oleg Abramkin yang saya kenal. Sayapun menelusuri link yang terkait. Ternyata ada videonya di YouTube, ( AP archieve).  Astaga  saya mengenali wajah ini walaupun 20 tahun lebih tua. Pada tahun 1977 sampai 1981 saya ditempatkan sebagai diplomat di KBRI Pyongyang. Pada waktu yang hampir bersamaan, Oleg Abramkin bertugas di Kanto...
SMARTPHONE-KU TELAH MEMATA-MATAI AKU Film “The Great Hack” dimulai dengan pertanyaan seorang profesor kepada para mahasiswanya: “Who has seen an advertisement that has convinced you that your microphone is listening to your conversation?” (Siapa yang   ketika melihat suatu iklan menjadi yakin bahwa mikroponmu telah menguping pembicaraanmu). Seluruh kelas tertawa dan sejumlah mahasiswa mengangkat tangannya.  Profesor tersebut ikut tertawa dan kemudian berkata: Kelihatannya memang demikian,   tetapi yang juga penting perilakumu telah diprediksi secara tepat. Jadi iklan yang kelihatannya sangat tepat mestinya telah mengupingi kita. Ini   merupakan bukti bahwa kegiatan mengincar sasaran telah berhasil sehingga perilaku kita dapat diprediksi. Pengalaman pribadi Belakangan ini saya merasa gatal di punggung. Mulanya saya tidak menganggap serius rasa gatal ini. Paling-paling disebabkan cendawan pikirku dan mencoba mengobatinya dengan menggunakan alcohol swa...