Langsung ke konten utama

Tewas tertimpa peti mati ibunya sendiri



Peristiwa menyedihkan ini terjadi di Sulawesi ketika peti jenazah seorang ibu jatuh dari menara dan menimpa anaknya dalam upacara kematian. Samen Kondorura (40) tewas ketika pengusung jenazah kehilangan pijakan sewaktu mereka mengangkat  peti mati itu di  tangga bambu di lembah Parinding di distrik Toraja Utara.

Peti mati itu jatuh ketika sekelompok orang sedang mengangkatnya ke lakkian - sebuah menara berukir hiasan dimana jenazah ditempatkan sebelum dilakukan upacara upacara pemakaman tradisional yang panjang.

"Pada waktu jenazah si ibu dinaikkan ke lakkian, tiba-tiba tangga bambu bergeser dan kemudian jatuh dan peti mati  menimpa korban", kata Julianto Sirait, Kepala Polisi Resort Tana Toraja kepada AFP.


Orang-orang yang menyaksikan peristiwa ini terkejut dan segera bergegas memberikan pertolongan, namun Kondorura menghembuskan nafasnya yang terakhir di rumah sakit.

Menurut Sirait peristiwa ini terjadi karena tangga yang digunakan tidak ditopang dengan cukup kuat namun pihak keluarga tidak menyalahkan siapapun. Jenazah Kondorura kini dibaringkan di samping jenazah ibunya.

Seperti diketahui jika seorang dari suku Toraja meninggal, penduduk setempat melakukan upacara pemakaman yang panjang yang memakan waktu berhari-hari dengan musik, tarian dan mengorbankan kerbau.

Daily Mail


Komentar

Postingan populer dari blog ini

INDAH PADA WAKTUNYA Pada saat terjadi gangguan listrik kemarin malam,  saya dan anak saya yang kebetulan berada di rumah memutuskan untuk makan di luar. Karena pesan taksi online gagal terus, kami putuskan naik angkot saja. Dari Ulujami ada dua jurusan yang dapat di pilih yaitu yang menuju Kebayoran/Kebayoran Lama atau ke Bintaro atau Ceger. Karena di pinggir jalan gelap sekali kami sepakat angkot yang duluan datang akan kami naiki.  Tak lama kemudian angkot yang kami kira jurusan Bintaro sudah berhenti di depan kami. Di tengah jalan kami bertanya kepada supir apakah nanti akan melewati Bintaro Plasa. Ternyata kami salah naik, namun supir mengatakan nanti di pertigaan...(saya lupa) pindah saja ke angkot F 10 yang memang melalui Plasa tersebut. Dipertigaan yang dimaksud kami diturunkan. Di seberang kami melihat bangunan luas yang terang benderang seperti mall. Saya berpikir  di sini sajalah kami makan. Dengan hati-hati kami menyeberangi jalan dan s...

SOUTH KOREA: DIPLOMATIC ROW WITH RUSSIA IN DANGER OF ESCALATING

Saya kenal dengan spy (KGB) yang mengebohkan ini. Ketika saya berselancar di internet perhatian saya tertarik pada berita di Tribune News Services tanggal 12 Juli 1998. Judulnya " Russian Diplomat accussed of spying leaves for home ". Ditulis bahwa seorang diplomat Rusia,    Abramkin dinyatakan sebagai orang yang tidak dikehendaki atau ' persona non grata ' oleh pemerintah Korea Selatan. Dia diberi waktu 3 hari untuk meninggalkan Korsel. Oleg dituduh "melakukan kegiatan yang bertentangan dengan statusnya sebagai diplomat", yang dalam dunia diplomatik merupakan penghalusan dari kegiatan mata-mata. Dalam hati, saya bertanya apakah dia Oleg Abramkin yang saya kenal. Sayapun menelusuri link yang terkait. Ternyata ada videonya di YouTube, ( AP archieve).  Astaga  saya mengenali wajah ini walaupun 20 tahun lebih tua. Pada tahun 1977 sampai 1981 saya ditempatkan sebagai diplomat di KBRI Pyongyang. Pada waktu yang hampir bersamaan, Oleg Abramkin bertugas di Kanto...
SMARTPHONE-KU TELAH MEMATA-MATAI AKU Film “The Great Hack” dimulai dengan pertanyaan seorang profesor kepada para mahasiswanya: “Who has seen an advertisement that has convinced you that your microphone is listening to your conversation?” (Siapa yang   ketika melihat suatu iklan menjadi yakin bahwa mikroponmu telah menguping pembicaraanmu). Seluruh kelas tertawa dan sejumlah mahasiswa mengangkat tangannya.  Profesor tersebut ikut tertawa dan kemudian berkata: Kelihatannya memang demikian,   tetapi yang juga penting perilakumu telah diprediksi secara tepat. Jadi iklan yang kelihatannya sangat tepat mestinya telah mengupingi kita. Ini   merupakan bukti bahwa kegiatan mengincar sasaran telah berhasil sehingga perilaku kita dapat diprediksi. Pengalaman pribadi Belakangan ini saya merasa gatal di punggung. Mulanya saya tidak menganggap serius rasa gatal ini. Paling-paling disebabkan cendawan pikirku dan mencoba mengobatinya dengan menggunakan alcohol swa...