Langsung ke konten utama

Gadis hantu yang menakutkan menampakkan diri di Google Maps


Pengguna Google Maps menemukan gadis hantu menakutkan yang bersembunyi di kuburan di Street View.

Rekaman yang mengerikan dari tokoh-tokoh misterius di pemakaman Martha Chapel di Texas telah muncul dan orang-orang menganggap mungkin mereka adalah hantu.

Kita semua menjadi takut oleh bentuk yang luar biasa yang bergerak ke luar dari sudut mata kita atau sosok misterius di cakrawala. 

Sekarang beberapa orang  pengguna mengunggah klip dari sesuatu yang mereka klaim sebagai hantu anak yang bersembunyi di kuburan.

Dalam video yang dibuat dari klip Google Maps Street View di Pemakaman Martha Chapel yang penuh dengan pepohonan di Texas dua sosok hantu muncul. Sesuatu yang tampak sebagai gadis kecil yang menyeramkan terlihat seolah-olah mengintai dari belakang pohon dan orang yang berjubah hitam kelihatan bersembunyi dikejauhan di tengah-tengah batu nisan.

Video ini telah ditonton di YouTube lebih dari 22.000 kali dan beberapa pengguna menganggap bentuk tersebut adalah mahluk gaib. 

Diunggah oleh The Hidden Underbelly 2.0 dalam posting itu dikatakan:"Yang pertama adalah arwah anak yang mmengintip dari balik pohon dan gambar ini jelas sehingga sehingga kita dapat melihat bahwa sosok ini penampilannya berwarna keabu-abuan.

Para pengguna didorong untuk menetapkan sendiri pendapat mereka dengan menggunakan kordinat yang disediakan. Seseorang berkomentar: "Yang pertama tampak seperti bukti tentang sesuatu"

Mirror

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INDAH PADA WAKTUNYA Pada saat terjadi gangguan listrik kemarin malam,  saya dan anak saya yang kebetulan berada di rumah memutuskan untuk makan di luar. Karena pesan taksi online gagal terus, kami putuskan naik angkot saja. Dari Ulujami ada dua jurusan yang dapat di pilih yaitu yang menuju Kebayoran/Kebayoran Lama atau ke Bintaro atau Ceger. Karena di pinggir jalan gelap sekali kami sepakat angkot yang duluan datang akan kami naiki.  Tak lama kemudian angkot yang kami kira jurusan Bintaro sudah berhenti di depan kami. Di tengah jalan kami bertanya kepada supir apakah nanti akan melewati Bintaro Plasa. Ternyata kami salah naik, namun supir mengatakan nanti di pertigaan...(saya lupa) pindah saja ke angkot F 10 yang memang melalui Plasa tersebut. Dipertigaan yang dimaksud kami diturunkan. Di seberang kami melihat bangunan luas yang terang benderang seperti mall. Saya berpikir  di sini sajalah kami makan. Dengan hati-hati kami menyeberangi jalan dan s...

Sayang harta perempuan ini nekad masuk rontgen

Kejadiannya di stasion kereta api Dongguan di China Selatan. Wanita ini mungkin mudik dalam rangka Imlek dan membawa banyak uang tunai di tasnya. Tasnya harus diperiksa dengan X-ray mamun dia tidak percaya pada petugas dan tidak mau membiarkan tasnya  diletakkan di ban berjalan tanpa terkawal. Maka dengan nekat dia naik di ban berjalan untuk melindungi hartanya  walaupun sudah diperingatkan oleh petugas bahwa radiasi  sinar rontgen tinggi. Cuplikan dari kamera sekuriti memperlihatkan wanita tersebut meletakkan barang-barangnya di ban berjalan lalui naik dan merangkak di belakang barang-barang tersebut. Petugas di stasiun hanya mentertawakan wanita ini karena dianggap aneh, dan meneruskan tugas mereka. UPI

Jutaan nomer seluler prabayar yang didaftarkan dengan 1 NIK sudah diblokir

Satu NIK diketahui digunakan untuk registrasi 2 juta nomer Kementerian  Komunikasi dan Informasi  (Kemenkominfo) mengaku telah memblokir jutaan nomer telpon selular yang melakukan pendaftaran dengan Nomer Induk Kependudukan (NIK) tunggal. Padahal menurut ketentuan  untuk registrasi nomor prabayar secara mandiri hanya dibatasi paling banyak untuk tiga nomor saja.  Dengan demikian satu NIK dipakai untuk registrasi jutaan nomer terntu saja menimbulkan kecurigaan. Oleh kerena itu Kemenkominfo telah berkordinasi dengan pihak kepolisian untuk mendalami kemungkinan adanya tindak pidana. Sejauh ini ada 63 juta nomer yang didaftarkan dengan cara yang menympang dari aturan telah diblokir. Proses pembersihan semuanya oleh operator sampai bulan Mei, kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika usai denga pendapat dengan DPR kemarin. Kalau batas waktu ini tidak dipatuhi Kemenkominfo siap menjatuhkan sanksi administrasi. Keganjilan registras...