Langsung ke konten utama

Badai Florence akan segera menghantam Carolina

Rumah-rumah di Holden Beach North Carolina mulai dikosongkan

Badai Florence akan  menjadi badai kategori 4 yang pertama dalam 6 dasawarsa yang akan menghantam langsung Carolina Utara dengan angin bertiup berkecepatan 220 km per jam mengancam melepaskan deburan ombak yang mematikan dan hujan berhari-hari serta banjir.

Dilihat dari jalurnya, topan badai ini akan menghantam daerah sekitar Wilmington, Carolina Utara hari Kamis malam tanggal 13 September waktu setempat atau Jumat pagi waktu Indonesia.

Pihak yang berwenang telah mengeluarkan ketetapan yang mewajibkan evakuasi terhadap lebih dari satu juta penduduk di Carolina Selatan, Carolina Utara dan Virginia.

Dalam maklumat terbaru pukul 23:00 waktu setempat (10:00 WIB) Pusat Badai Nasional mengatakan: "Diperkirakan akan ada peningkatan kekuatan badai selama 36 jam kedepan, dan diperkirakan Florence akan menjadi badai besar yang sangat berbahaya sepanjang Kamis.
Presiden Terump telah mengeluarkan serangkaian perigatan kepada warga untuk mempersiapkan diri menghadapi badai Florence yang makin menguat dan akan menghantam Carolina tidak lama lagi. Dalam cuitannya Trump mengatakan bahwa ini akan menjadi salah satu badai terburuk yang menerjang pantai Timur dalam beberapa tahun.

Sementara itu Angkatan Laut AS telah mengirim 30 kapal yang ditempatkan di Virginia guna membantu evakuasi.

Dalam rangka persiapan menghadapi badai, warga dari daerah-daerah yang diperkirakan akan terdampak menyerbu toko-toko untuk membeli persediaan kebutuhan pokok. Banyak di antaranya yang membeli batere, senter, terpal plastik dan karung pasir. Tidak hanya toko, pompa bensinpun kehabisan persediaan.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

INDAH PADA WAKTUNYA Pada saat terjadi gangguan listrik kemarin malam,  saya dan anak saya yang kebetulan berada di rumah memutuskan untuk makan di luar. Karena pesan taksi online gagal terus, kami putuskan naik angkot saja. Dari Ulujami ada dua jurusan yang dapat di pilih yaitu yang menuju Kebayoran/Kebayoran Lama atau ke Bintaro atau Ceger. Karena di pinggir jalan gelap sekali kami sepakat angkot yang duluan datang akan kami naiki.  Tak lama kemudian angkot yang kami kira jurusan Bintaro sudah berhenti di depan kami. Di tengah jalan kami bertanya kepada supir apakah nanti akan melewati Bintaro Plasa. Ternyata kami salah naik, namun supir mengatakan nanti di pertigaan...(saya lupa) pindah saja ke angkot F 10 yang memang melalui Plasa tersebut. Dipertigaan yang dimaksud kami diturunkan. Di seberang kami melihat bangunan luas yang terang benderang seperti mall. Saya berpikir  di sini sajalah kami makan. Dengan hati-hati kami menyeberangi jalan dan s...

Perjanjian Perdamaian Antar Dua Korea hanya bersifat kosmetika?

Dikabarkan bahwa dunia menyambut baik kesepakatan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Tentu banyak yang akan gembira jika benar yang dikatakan CNN kedua negara yang bermusuhan ini berniat menandatangani perjanjian perdamaian tahun ini. Tapi dalam dokumen yang ditandatangani kedua pemimpin ini tak ada frasa  menandatangani perjanjian perdamaian tahun ini. Dokumen tersebut berjudul  " Panmunjeom Declaration for Peace, Prosperity and Unification of the Korean Peninsula" , Terkait perjanjian perdamaian hanya dinyatakan bahwa  'dalam tahun ini yang ditandai ulang tahun ke-65 genjatan senjata, Korea Selatan dan Utara sepakat untuk secara aktif mengadakan pertemuan segitiga yang melibatkan dua Korea dan Amerika Serikat atau pertemuan segiempat yang melibatkan dua Korea, Amerika dan China dengan maksud menyatakan diakhirinya perang dan mengubah genjatan senjata menjadi perjanjian perdamaian...dst. Bagaimana mungkin perjanjian pe...

Nazaruddin mengaku mempunyai bukti mengenai korupsi Fahri Hamzah

Muhammad Nazaruddin mengaku mempunyai bukti mengenai korupsi Fahri Hamzah saat masih menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR. Nazaruddin mengemukakan akan segera menyerahkan berkas-berkas terkait  dugaan korusi tersebut ke KPK untuk diproses. Hal tersebut dikemukakan Nazaruddin setelah besaksi di sidang pengadilan tindak pidana korupsi hari ini. Mantan anggota Badan Anggaran DPR ini mengaku bahwa bukti yang dipegangnya sudah cukup untuk menarik Fahri Hamzah sebagai terdakwa di pengadilan. Namun Nazaruddin enggan menguraikan lebih lanjut mengenai dugaan korupsi Fahri Hamzah, yaitu terkait dengan proyek apa. "Insya Allah bukti yang diserahkan ini cukup membuat Fahri Hamzah menjadi tersangka. Datanya akan saya serahkan dengan jelas. Posisi dia sebagai Wakil Ketua Komisi III, di mana saya menyerahkan uangnya, berapa angkanya, dia menerima yang beberapa kali. Nanti saya sampaikan ke KPK", katanya. TribunNews