Langsung ke konten utama

Ajaib, tumor otak hilang ketika akan dioperasi


Para dokter heran karena tumor otak ganas yang diidap seseorang tiba-tiba hilang tanpa dioperasi - tapi menurut pasien itu semuanya itu merupakan berkat kepercayaan dan pengharapan.

Paul Wood dari Lodi, California beberapa bulan yang lalu menemui dokternya karena menderita pusing kepala dan mengalami kesulitan untuk berjalan kalau tidak dibantu.

Dia dirujuk kepada ahli syaraf di UC San Fransisco dan meurut dugaan para dokter penderitaannya disebabkan perdarahan di otak, tapi kemudian hasil  pemidaian menunjukkan tanda-tanda tumor otak.

Alih-alih menerima diagnosa yang suram tersebut, ternyata Wood lebih mengandalkan iman dan komunitasnya. Dan dia yang merupakan jemaat Gereja Gravity dibanjiri pesan dukungan dan doa dari sesama anggota gereja serta  kenalan setempat.

Kemudian sehari sebelum oprasi dokter-dokter terkejut karena tumor yang mereka duga itu sudah tidak ada/hilang. Kepada KOVR dokter Richard Yee mengatakan: "Kami melakukan tes, kami memiliki teknologi medis, dan kami mencoba untuk membuat kesimpulan. Kami seperti ditektif, - (tapi) terkadang terjadi hal-hal yang tidak dapat kami jelaskan".

Kini Paul Wood mendapat kesempatan hidup yang kedua.

Puji Tuhan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INDAH PADA WAKTUNYA Pada saat terjadi gangguan listrik kemarin malam,  saya dan anak saya yang kebetulan berada di rumah memutuskan untuk makan di luar. Karena pesan taksi online gagal terus, kami putuskan naik angkot saja. Dari Ulujami ada dua jurusan yang dapat di pilih yaitu yang menuju Kebayoran/Kebayoran Lama atau ke Bintaro atau Ceger. Karena di pinggir jalan gelap sekali kami sepakat angkot yang duluan datang akan kami naiki.  Tak lama kemudian angkot yang kami kira jurusan Bintaro sudah berhenti di depan kami. Di tengah jalan kami bertanya kepada supir apakah nanti akan melewati Bintaro Plasa. Ternyata kami salah naik, namun supir mengatakan nanti di pertigaan...(saya lupa) pindah saja ke angkot F 10 yang memang melalui Plasa tersebut. Dipertigaan yang dimaksud kami diturunkan. Di seberang kami melihat bangunan luas yang terang benderang seperti mall. Saya berpikir  di sini sajalah kami makan. Dengan hati-hati kami menyeberangi jalan dan s...

Sayang harta perempuan ini nekad masuk rontgen

Kejadiannya di stasion kereta api Dongguan di China Selatan. Wanita ini mungkin mudik dalam rangka Imlek dan membawa banyak uang tunai di tasnya. Tasnya harus diperiksa dengan X-ray mamun dia tidak percaya pada petugas dan tidak mau membiarkan tasnya  diletakkan di ban berjalan tanpa terkawal. Maka dengan nekat dia naik di ban berjalan untuk melindungi hartanya  walaupun sudah diperingatkan oleh petugas bahwa radiasi  sinar rontgen tinggi. Cuplikan dari kamera sekuriti memperlihatkan wanita tersebut meletakkan barang-barangnya di ban berjalan lalui naik dan merangkak di belakang barang-barang tersebut. Petugas di stasiun hanya mentertawakan wanita ini karena dianggap aneh, dan meneruskan tugas mereka. UPI

Jutaan nomer seluler prabayar yang didaftarkan dengan 1 NIK sudah diblokir

Satu NIK diketahui digunakan untuk registrasi 2 juta nomer Kementerian  Komunikasi dan Informasi  (Kemenkominfo) mengaku telah memblokir jutaan nomer telpon selular yang melakukan pendaftaran dengan Nomer Induk Kependudukan (NIK) tunggal. Padahal menurut ketentuan  untuk registrasi nomor prabayar secara mandiri hanya dibatasi paling banyak untuk tiga nomor saja.  Dengan demikian satu NIK dipakai untuk registrasi jutaan nomer terntu saja menimbulkan kecurigaan. Oleh kerena itu Kemenkominfo telah berkordinasi dengan pihak kepolisian untuk mendalami kemungkinan adanya tindak pidana. Sejauh ini ada 63 juta nomer yang didaftarkan dengan cara yang menympang dari aturan telah diblokir. Proses pembersihan semuanya oleh operator sampai bulan Mei, kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika usai denga pendapat dengan DPR kemarin. Kalau batas waktu ini tidak dipatuhi Kemenkominfo siap menjatuhkan sanksi administrasi. Keganjilan registras...