Langsung ke konten utama

Apa ini di langit, UFO?



Pada suatu malam tampak cahaya  yang menakutkan berkilauan di langit . Kemudian mengalirlah laporan mengenai penampakan UFO (obyek asing) . Tapi pemandangan menakjubkan yang menimbulkan rasa kuatir di California ini bukanlah bagian dari perayaan Natal, atau juga kejutan awal dari Kim Jong Un.


 Menangkap cahaya dari sinar matahari yang telah lenyap persis di bawah cakrawala, ini merupakan peluncuran terbaru dari proyek SpaceFren Elon Musk yang  biayanya beberapa milyar dolar.

Tapi saat benda ini meluncur di langit dengan kecepatan18.000 mil/jam, bintang-bintang Los Angeles sendiri masuk ke media sosial untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi - di antaranya penyanyi Will.i.am dan Billy Ray Cyrus keduanya memohon untuk dicerahkan.

Legenda skateboard Tony Hawk, 120 mil selatan LA di San Diego, juga bertanya: "Ada apa ini di langit?"


 Roket Falcon 9 diluncurkan dari Pangkalan Udara Vandenberg New York sesaat setelah matahari terbenam. Mulanya muncul sebagai cahaya merah, tapi setelah tinggi, orang-orang California kagum pada seberkas cahaya yang memenuhi langit yang cerah. Ketika roket ini terpisah dari penguat tingkat pertama maka disekitarnya terciptalah aura.



Roket tersebut membawa sepuluh satelit, yang berhasil ditempatkan di orbit - peningkatan terbesar di dunia untuk perusahaan komunikasi Iridium.

Musk, pendiri  dan perancang utama SpaceX, memposting sebuah video tentang roket tersebut dan bercanda: "UFO asing nuklir dari Korea Utara."


 Pemadam Kebakaran Los Angeles sampai perlu mengeluarkan himbauan agar orang-orang tidak kuatir.


 Musk, 46tahun,  mengumpulkan banyak uang dari perusahaan pembayaran online PayPal, dan di samping itu dia  juga bos produsen mobil listrik canggih Tesla. Dia mendirikan SpaceX pada tahun 2002 "untuk merevolusi teknologi ruang angkasa dengan tujuan akhir untuk memungkinkan orang tinggal di planet lain". Bulan depan sebuah roket uji coba untuk misi Mars-nya akan diluncurkan dan roket itu juga akan mengangkut mobil Tesla Roadster.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

INDAH PADA WAKTUNYA Pada saat terjadi gangguan listrik kemarin malam,  saya dan anak saya yang kebetulan berada di rumah memutuskan untuk makan di luar. Karena pesan taksi online gagal terus, kami putuskan naik angkot saja. Dari Ulujami ada dua jurusan yang dapat di pilih yaitu yang menuju Kebayoran/Kebayoran Lama atau ke Bintaro atau Ceger. Karena di pinggir jalan gelap sekali kami sepakat angkot yang duluan datang akan kami naiki.  Tak lama kemudian angkot yang kami kira jurusan Bintaro sudah berhenti di depan kami. Di tengah jalan kami bertanya kepada supir apakah nanti akan melewati Bintaro Plasa. Ternyata kami salah naik, namun supir mengatakan nanti di pertigaan...(saya lupa) pindah saja ke angkot F 10 yang memang melalui Plasa tersebut. Dipertigaan yang dimaksud kami diturunkan. Di seberang kami melihat bangunan luas yang terang benderang seperti mall. Saya berpikir  di sini sajalah kami makan. Dengan hati-hati kami menyeberangi jalan dan s...

Sayang harta perempuan ini nekad masuk rontgen

Kejadiannya di stasion kereta api Dongguan di China Selatan. Wanita ini mungkin mudik dalam rangka Imlek dan membawa banyak uang tunai di tasnya. Tasnya harus diperiksa dengan X-ray mamun dia tidak percaya pada petugas dan tidak mau membiarkan tasnya  diletakkan di ban berjalan tanpa terkawal. Maka dengan nekat dia naik di ban berjalan untuk melindungi hartanya  walaupun sudah diperingatkan oleh petugas bahwa radiasi  sinar rontgen tinggi. Cuplikan dari kamera sekuriti memperlihatkan wanita tersebut meletakkan barang-barangnya di ban berjalan lalui naik dan merangkak di belakang barang-barang tersebut. Petugas di stasiun hanya mentertawakan wanita ini karena dianggap aneh, dan meneruskan tugas mereka. UPI

Jutaan nomer seluler prabayar yang didaftarkan dengan 1 NIK sudah diblokir

Satu NIK diketahui digunakan untuk registrasi 2 juta nomer Kementerian  Komunikasi dan Informasi  (Kemenkominfo) mengaku telah memblokir jutaan nomer telpon selular yang melakukan pendaftaran dengan Nomer Induk Kependudukan (NIK) tunggal. Padahal menurut ketentuan  untuk registrasi nomor prabayar secara mandiri hanya dibatasi paling banyak untuk tiga nomor saja.  Dengan demikian satu NIK dipakai untuk registrasi jutaan nomer terntu saja menimbulkan kecurigaan. Oleh kerena itu Kemenkominfo telah berkordinasi dengan pihak kepolisian untuk mendalami kemungkinan adanya tindak pidana. Sejauh ini ada 63 juta nomer yang didaftarkan dengan cara yang menympang dari aturan telah diblokir. Proses pembersihan semuanya oleh operator sampai bulan Mei, kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika usai denga pendapat dengan DPR kemarin. Kalau batas waktu ini tidak dipatuhi Kemenkominfo siap menjatuhkan sanksi administrasi. Keganjilan registras...